Sebuah pengalaman mengagumkan ketika ada
sebuah kesempatan untuk mencoba menjelajahi sebuah ruang usaha meskipun
itu hanya sebagai seorang penjaga biasa, dan itupun bukan sebuah jaminan
keamanan finansial apa lagi kebebasan finansial, tapi saat ini sebuah
pelajaran tertentu yang didapatkan dan ini menjadi pengalaman berharga,
dari sisi ilmu yang didapat dari pengalaman mempunyai kesan tersendiri,
dalam hal ini sebuah perjalanan dari warkop ke warkop, sebuah warkop
yang terletak di wonocolo dan yang terletak di jetis kulon dengan sebuah
nama yang berbeda dan sebuah tata ruang yang berbeda dengan strategi
promosi yang juga berbeda-beda pula. Dan disini terjadi perbedaan dari
segi pendapatan karena harga barang dari dua warkop ini juga berbeda
sebenarnya ini merupakan salah satu bagian dari strategi untuk
meningkatkan pendapatan. Dari perjalanan ini ditemukan sebuah perbedaan
yang mencolok dari segi pendapatan.
Dalam teori pemasaran di point materi marketing mix (bauran pemasaran), ada istilah 4P (Product, Price, Promotion dan Place), dan juga ada STP (Segmentation, Targeting dan Positioning), dalam teori ini mempunyai sebuah bentuk yang cukup dalam ketika teori ini dijadikan sebagai pisau analisa untuk mengetahui membangun dan mengembangkan sebuah usaha dan juga bisa dijadikan sebagai alat evaluasi dan juga bsa dijadikan sebuah proyeksi dalam perkembangn usaha. STP adalah sebuah langkah strategis yang harus dilakukan pertama sebelum berlanjut dengan langkah taktis yang dikenal tadi dengan bahasa 4P, dalam proses peningkatan pendapatan dengan masuk ke wilayah kompetisi perang harga sebenarnya sudah tidak lagi menjadi sebuah taktik yang brilian lagi, karena murahnya sebuah harga hanya bisa dijadikan sebuah taktik yang dijadikan taming setelah proses taktik yang lain selesai, dalam dunia usaha yang paling penting adalah sebuah differensiasi dan differensiasi yang paling bisa sangat dilakukan kalau bahasa pak Hermawan Kertajaya itu adalah di wilayah service (Layanan), para pelanggan/konsumen sebenarnya tidak mementingkan berapapun harganya yang penting Pelayanannya bagus, Produknya benar-benar berkualitas dan mampu membungkus sebuah bahasa promosi dengan menarik maka pelanggan akan merasa aman dan nyaman dengan kita. Disitulah sebenarnya pelanggan harus diperlakukan seperti seorang perempuan yang harus diperhatikan dan selalu membutuhkan perhatian, sehingga kenyamanan berbelanja, nongkrong dan lain sebagainya sehingga desain tempatpun harus semenarik mungkin dan konsumen merasa nyaman dengan tempat duduk, ngobrol dan lain sebagainya.
Dari pengalaman warkop satu ke warkop yang lain ini salah satu yang mencolok adalah sebuah desain tempat dan juga perbedaan harga yang juga mempunyai perbedaan, sehingga saat ini sebuah ilmu yang istimewa yang didapat dari perjalanan pengalaman, kalau harga hanya menjadi sebuah taktik terakhir untuk meningkatkan pendapatan dan menggaet pelanggan dengan banyak, kalau bahasanya Hermawan Kertajaya, customer saat ini merupakan customer yang tidak hanya pada wilayah loyalitas tapi sudah wilayah Spriritual Customer, atau dengan kata lain pelanggan ideologis. Sehingga sesuatu yang dilakukan oleh para Founding Father adalah memberikan kenyamanan pada semua Customer sehingga tingkat dari loyalitas pelanggan ke pelanggan yang spiritual. Artinya pelanggan tidak hanya mendapat kenyamanan tapi hubungannya sudah ke wilayah hubungan batin. Artinya pelanggan mempunyai sebuah perasaan yang seakan-akan tidak bisa terlepas dari produk yang telah diberikan oleh pemilik usaha. Ada perbedaan terkait harga dari dua warkop yang telah saya jaga yang satunya dengan harga yang lebih murah dari warkop yang satunya lagi, tapi secara pendapatan dan dari pelanggan yang datang hampir sama atau hampir lebih rame sebuah warkop yang mempunyai harga yang lebih mahal. Tentunya pendapatannyapun lebih besar yang mempunyai kebijakan harga lebih tinggi. Ini kemudian dapat ditangkap kalau harga bukan sebuah taktik yang dijadikan taming pertama untuk meningkatkan pendapatan atau mendongkrak pendapatan. Kadang memang membuat kanvas strtegi sangat dibutuhkan untuk melakukan sebuah inovasi nilai terhadap produk yang sedang digarap atau usaha yang sedang dijalani, sehingga membuat pesaing menjadi tidak relevan lagi itu sangat penting. Semboyan ini ada dalam sebuah buku Blue Ocean Strategy artinya sebuah bisnis tidak harus selalu berada dalam perang melawan bisnis yang lain, tapi bagaimana mencari sebuah strategy untuk keluar dari samudera merah berekspansi ke samudera biru. Sehingga tidak terus-terusan hidup dalam terror bisnis lain, yang juga bergelut dalam bisnis yang sama. Dalam bisnis melakukan Mark Up terhadap produk atau tempat dimana sebuah bisnis itu dilakukan, karena terlihat berkualitas itu sangat penting dalam ilmu pemasaran, jadi meski sebuah produk itu berkualitas tapi tidak mampu mengemas sebuah komunikasi yang efektif artinya mempromosikan produk tersebut itu juga berpengaruh terhadap peningkatan sebuah pendapatan. Sehingga ini akan menjadi sebuah penyakit dalam tubuh sebuah bisnis. Melakukan expansi strategis terhadap bisnis apapun ta’ terkecuali Warkop.
Amelia Karunia Ar-Rakhman
Komisariat Ushuluddin HmI Cabang Surabaya
Dalam teori pemasaran di point materi marketing mix (bauran pemasaran), ada istilah 4P (Product, Price, Promotion dan Place), dan juga ada STP (Segmentation, Targeting dan Positioning), dalam teori ini mempunyai sebuah bentuk yang cukup dalam ketika teori ini dijadikan sebagai pisau analisa untuk mengetahui membangun dan mengembangkan sebuah usaha dan juga bisa dijadikan sebagai alat evaluasi dan juga bsa dijadikan sebuah proyeksi dalam perkembangn usaha. STP adalah sebuah langkah strategis yang harus dilakukan pertama sebelum berlanjut dengan langkah taktis yang dikenal tadi dengan bahasa 4P, dalam proses peningkatan pendapatan dengan masuk ke wilayah kompetisi perang harga sebenarnya sudah tidak lagi menjadi sebuah taktik yang brilian lagi, karena murahnya sebuah harga hanya bisa dijadikan sebuah taktik yang dijadikan taming setelah proses taktik yang lain selesai, dalam dunia usaha yang paling penting adalah sebuah differensiasi dan differensiasi yang paling bisa sangat dilakukan kalau bahasa pak Hermawan Kertajaya itu adalah di wilayah service (Layanan), para pelanggan/konsumen sebenarnya tidak mementingkan berapapun harganya yang penting Pelayanannya bagus, Produknya benar-benar berkualitas dan mampu membungkus sebuah bahasa promosi dengan menarik maka pelanggan akan merasa aman dan nyaman dengan kita. Disitulah sebenarnya pelanggan harus diperlakukan seperti seorang perempuan yang harus diperhatikan dan selalu membutuhkan perhatian, sehingga kenyamanan berbelanja, nongkrong dan lain sebagainya sehingga desain tempatpun harus semenarik mungkin dan konsumen merasa nyaman dengan tempat duduk, ngobrol dan lain sebagainya.
Dari pengalaman warkop satu ke warkop yang lain ini salah satu yang mencolok adalah sebuah desain tempat dan juga perbedaan harga yang juga mempunyai perbedaan, sehingga saat ini sebuah ilmu yang istimewa yang didapat dari perjalanan pengalaman, kalau harga hanya menjadi sebuah taktik terakhir untuk meningkatkan pendapatan dan menggaet pelanggan dengan banyak, kalau bahasanya Hermawan Kertajaya, customer saat ini merupakan customer yang tidak hanya pada wilayah loyalitas tapi sudah wilayah Spriritual Customer, atau dengan kata lain pelanggan ideologis. Sehingga sesuatu yang dilakukan oleh para Founding Father adalah memberikan kenyamanan pada semua Customer sehingga tingkat dari loyalitas pelanggan ke pelanggan yang spiritual. Artinya pelanggan tidak hanya mendapat kenyamanan tapi hubungannya sudah ke wilayah hubungan batin. Artinya pelanggan mempunyai sebuah perasaan yang seakan-akan tidak bisa terlepas dari produk yang telah diberikan oleh pemilik usaha. Ada perbedaan terkait harga dari dua warkop yang telah saya jaga yang satunya dengan harga yang lebih murah dari warkop yang satunya lagi, tapi secara pendapatan dan dari pelanggan yang datang hampir sama atau hampir lebih rame sebuah warkop yang mempunyai harga yang lebih mahal. Tentunya pendapatannyapun lebih besar yang mempunyai kebijakan harga lebih tinggi. Ini kemudian dapat ditangkap kalau harga bukan sebuah taktik yang dijadikan taming pertama untuk meningkatkan pendapatan atau mendongkrak pendapatan. Kadang memang membuat kanvas strtegi sangat dibutuhkan untuk melakukan sebuah inovasi nilai terhadap produk yang sedang digarap atau usaha yang sedang dijalani, sehingga membuat pesaing menjadi tidak relevan lagi itu sangat penting. Semboyan ini ada dalam sebuah buku Blue Ocean Strategy artinya sebuah bisnis tidak harus selalu berada dalam perang melawan bisnis yang lain, tapi bagaimana mencari sebuah strategy untuk keluar dari samudera merah berekspansi ke samudera biru. Sehingga tidak terus-terusan hidup dalam terror bisnis lain, yang juga bergelut dalam bisnis yang sama. Dalam bisnis melakukan Mark Up terhadap produk atau tempat dimana sebuah bisnis itu dilakukan, karena terlihat berkualitas itu sangat penting dalam ilmu pemasaran, jadi meski sebuah produk itu berkualitas tapi tidak mampu mengemas sebuah komunikasi yang efektif artinya mempromosikan produk tersebut itu juga berpengaruh terhadap peningkatan sebuah pendapatan. Sehingga ini akan menjadi sebuah penyakit dalam tubuh sebuah bisnis. Melakukan expansi strategis terhadap bisnis apapun ta’ terkecuali Warkop.
Amelia Karunia Ar-Rakhman
Komisariat Ushuluddin HmI Cabang Surabaya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar